3 Menunjukkan Pola Akumulasi. Tips ketiga mencari saham potensi multibagger adalah dengan melihat secara teknikal, cara kita bisa mengidentifikasi saham-saham yang mulai menunjukkan pola dalam siklus harga saham biasanya yang sudah mulai menunjukkan masuk ke fase satu, sebelum saham lanjut uptrend. Baca juga : Siklus Harga
Simakulasan rekomendasi saham untuk hari ini: 1. ANTM. Rekomendasi: akumulasi buy dengan target Rp 2.030/Rp 2.100. Stop loss di bawah Rp 1.910. 2. EMTK. Rekomendasi: speculative buy dengan target
CaraMelihat Net Buy dan Net Sell yang dilakukan oleh Investor Asing
cash. Bandarmologi merupakan analisis saham yang dilakukan dengan cara melihat gerak-gerak bandar yaitu melihat bandar yang sedang melakukan akumulasi dan distribusi saham. Dalam analisis bandarmologi, istilah akumulasi mengacu pada pembelian saham oleh bandar. Sedangkan distribusi mengacu pada penjualan saham yang dilakukan bandar. Sesuai konsep dasar bandarmologi, pada saat bandar sedang akumulasi, maka harga saham ada potensi naik. Pada saat bandar distribusi, maka saham berpotensi turun. Hal ini sesuai dengan konsep permintaan dan penawaran, ketika banyak yang membeli saham, maka harga saham akan naik dan ketika banyak yang jual, saham akan turun. [Trader saham yang ingin mendalami analisa bandarmologi saham full praktik, analisa broker summary dengan kombinasi analisa teknikal untuk trading decision, anda bisa perdalam analisa-analisanya disini Ebook Bandarmologi Saham Pemula - Expert].Para trader kerap kali mencari saham-saham yang sedang diakumulasi bandar. Yap, karena saham yang lagi diakumulasi berarti permintaan beli lagi besar, sehingga harga saham berpotensi naik. Lalu bagaimana cara mengetahui bandar sedang akumulasi saham? Mengetahui bandar sedang akumulasi saham bisa anda lihat melalui menu BROKER SUMMARY yang disediakan melalui software online trading masing-masing. Jadi untuk melihat saham yang lagi diakumulasi, anda tidak membutuhkan software khusus atau software trading yang berbayar mahal. Anda bisa akses menu buat analisa gerak-gerak bandar secara free melalui software online trading masing-masing, yaitu melalui broker summary. CARA MENGETAHUI BANDAR YANG SEDANG AKUMULASI SAHAM Secara sederhana, bandar dikatakan sedang akumulasi apabila para top buyer memiliki nilai akumulasi yang LEBIH BESAR dibandingkan nilai distribusi. Kita akan coba gunakan studi kasus saham PNBS. Perhatikan broker summary PNBS berikut ini Pada broker summary biasanya ditampilkan sampai 20 sekuritas yang sedang akumulasi dan distribusi. Akan tetapi, anda tidak harus melihat semuanya. Anda bisa melihat lima sampai tujuh top broker pertama, karena itu adalah para bandar yang paling besar dalam akumulasi dan distribusi, sehingga bisa memberikan dampak paling signifikan sebagai market maker. Cara mengetahui bandar yang sedang akumulasi saham harus dilakukan dengan menjumlahkan nilai top buyer Nilai akumulasi lot dan membandingkannya dengan nilai top seller Nilai distribusi lot. Apabila top buyer melakukan akumulasi sebanyak 500 ribu lot, tapi distribusi top seller-nya sebanyak 515 ribu lot, maka dapat dikatakan bandar sedang distribusi, bukan akumulasi. Jadi anda harus bandingkan dengan top seller terbesarnya juga. Oke, kita kembali lagi pada broker summary PNBS diatas. Total volume lima top buyer pertama adalah sebesar lot. Sedangkan total volume lima top seller pertama adalah sebesar lot. Dapat disimpulkan bahwa saham PNBS sedang diakumulasi oleh bandar, karena nilai akumulasi top buyer-nya jauh lebih mendominasi dibandingkan nilai distribusi top seller. Selain itu, top buyer dan top seller juga sama-sama diisi oleh bandar besar. Di top buyer adalah sekuritas YP, CC dan PD. Sedangkan top seller ada sekuritas YP, CC, AI dan KK, di mana mayoritas top seller adalah sekuritas asing seperti AI dan KK. Tetapi karena bandar top buyer juga berasal dari sekuritas besar, plus jumlah akumulasinya dominan, dapat dikatakan bandar saham PNBS saat analisa broker summary ini diisi oleh bandar-bandar besar. Yap, mengetahui bandar yang sedang akumulasi caranya sesimpel itu. Anda hanya perlu melihat perbandingan akumulasi lot dan distribusi lot beberapa top broker teratas. Jika akumulasi lebih besar, maka dapat disimpulkan bandar sedang akumulasi. Tapi untuk analisa saham PNBS diatas kita hanya menggunakan analisa satu hari, yaitu saat closing market. Dalam analisa bandarmologi, anda bisa melihat sampai rentang mingguan juga, untuk melihat apakah dalam seminggu terakhir bandar cenderung akumulasi atau distribusi. Caranya sama seperti diatas tadi. Anda tinggal menjumlahkan berapa akumulasi dan distribusi pada broker summary. Hanya saja, anda memperpanjang time framenya. Anda bisa manfaatkan aplikasi RTI juga untuk melihat apakah saham tertentu sedang banyak diakumulasi atau didistribusi bandar. Baca juga Cara Daftar RTI Business & Data RTI. Sebagai contoh, perhatikan pergerakan bandar pada saham BBRI berikut Pada aplikasi RTI, anda bisa melihat summary dalam bentuk jumlah maupun dalam tabel jumlah bandar yang lagi akumulasi dan distribusi. Yap, pada saham BBRI bisa kita lihat brker asing lebih dominan melakukan akumulasi, namun untuk broker lebih banyak distribusi saham. Pada RTI anda juga bisa perpanjang time framenya, misalnya 1 minggu 1W, 1 bulan 1M untuk anda lihat perbandingan nilai akumulasi dan distribusi bandar. Jadi kalau pada RTI, anda bisa melihat summary secara langsung. Sedangkan pada broker summary, anda perlu menghitung manual, namun pada broker summary anda bisa melihat lebih rinci per broker-broker sekuritas yang sedang akumulasi dan distribusi. Itulah cara mengetahui bandar sedang akumulasi saham. Caranya simpel, anda bisa melihatnya hanya dalam beberapa menit, dan tidak memerlukan software2 yang mahal. BANDAR AKUMULASI = SAHAM NAIK? Perlu anda ketahui, ketika bandar sedang dominan akumulasi BUKAN BERARTI harga sahamnya bakalan naik. Anda harus cek analisa chartnya, apakah chartnya sudah mendukung untuk trading atau belum? Jika chart sudah mendukung untuk trading dan didukung akumulasi besar, maka peluang saham untuk rebound akan lebih besar. Jangan pernah mengabaikan analisa teknikal jika anda sedang analisa bandarmologi. Pelajari juga Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal. Analisa akumulasi distribusi bandar adalah sebagai analisa pelengkap dalam analisis teknikal. Analisa utama yang harus anda gunakan adalah analisis teknikal, karena analisa bandarmologi "hanya" melihat bandar yang sedang akumulasi dan distribusi. Sinyal trading bisa anda lihat melalui analisa chartnya. Jika anda ingin membeli saham berdasarkan bandarmologi, perlu anda sinkronisasi antara pergerakan bandar Bandar banyak akumulasi, didukung dengan chart yang bagus.
Halo, balik lagi sama mimin yang akan memberikan ilmu mengenai saham. Kamu sering nggak dengerin saham itu lagi diakumulasi atau distribusi. Biasanya ada yang bilang gini “wah, saham ABCD lagi diakumulasi sama broker ini loh. Besar lagi akumulasinya.” atau “Jangan masuk dulu deh ke saham itu, bandarnya lagi distribusi besar.” Makanya diartikel ini mimin akan berusaha menjelaskan cara mengetahui akumulasi dan distribusi saham. Pengertian Akumulasi dan Distribusi Akumulasi adalah aksi yang dilakukan oleh beberapa pemodal untuk membeli atau mengumpulkan suatu saham secara bertahap. Gampangnya gini, mimin ambil contoh yang sangat familiar dan pernah terjadi saat pandemi kemarin yaitu masker. Sebelum adanya pandemi harga masker terbilang murah hanya 20 ribu per box isi 50 pcs dan banyak dijual di apotek terdekat. Namun saat pandemi harga masker melambung tinggi bahkan pernah menyentuh 300 ribu per box dan terjadi kelangkaan masker. Kenapa bisa langka dan mahal? Ada kaitannya dengan akumulasi. Belum punya rekening saham? Link Saat covid-19 merebak di Wuhan, China ada beberapa pihak di Indonesia yang mulai menimbun masker sebanyak mungkin. Begitu pun dengan saham, ada beberapa pihak yang sengaja melakukan akumulasi saham tertentu agar dikemudian hari harga saham dapat dinaikan lebih tinggi. Ilustrasi Akumulasi Distribusi adalah aksi yang dilakukan oleh beberapa pemodal untuk menjual suatu saham secara bertahap. Jika beberapa pihak sudah menimbun masker maka tahap berikutnya ialah menjual masker tersebut dengan harga tinggi. Mau nggak mau masyarakat harus membeli dengan harga tinggi karena memang membutuhkan. Mirip dengan saham, saat pihak tertentu sudah mengakumulasi suatu saham maka dikemudian hari harga sahamnya dinaikkan. Pada saat itulah pihak tersebut melakukan aksi distribusi atau menjual barangnya hingga habis tak tersisa. Praktek Halaman 2 Laman 1 2
Seringkali kita sebagai trader melihat harga saham mengalami lonjakan signifikan atau turun drastis secara tiba-tiba. Ada juga saham yang awalnya sideways panjang kemudian naik signifikan berubah menjadi uptrend. Saham yang rally naik terus pun, trennya bisa berbalik menjadi downtrend. Hal tersebut biasa terjadi di market, karena adanya aksi akumulasi atau distribusi oleh big fund atau bandar, kalau istilah kerennya adalah smart dan smart money adalah big fund. Akan tetapi, tidak semua big fund itu bandar. Begitu pula, tidak semua big fund itu smart money. Mengapa demikian?Big fund adalah seseorang atau institusional yang mempunyai uang atau dana besar. Sedikit berbeda, bandar bagi para trader di Indonesia sering diartikan sebagai seseorang atau institusional yang punya uang atau dana besar dan menggerakan harga suatu saham untuk kepentingan tertentu. Sedangkan smart money adalah modal dalam jumlah cukup besar yang ditempatkan oleh investor institusi yang di investasikan dalam skala jauh lebih besar dari investasi retail dan mempunyai informasi yang lebih baik. Tonton juga Bandar vs Smart MoneyLalu bagaimana caranya kita mengetahui bandar atau smart money sedang melakukan akumulasi atau distribusi suatu saham?Trader dapat mengetahuinya dengan analisis teknikal price and volume dalam chart analisis suatu saham, baik itu dari pattern atau candlestick yang kita kembali mengingat, harga saham bergerak dalam sebuah siklus tertentu yang akan selalu berulang setiap saat. Bandar atau smart money akan melakukan proses akumulasi pada stage 1 dan melakukan proses distribusi pada stage 3. Akumulasi terjadi ketika harga saham masih sangat murah dan investor retail masih ketakutan karena harga saham habis turun tajam dan banyak orang belum mau melirik untuk beli saham tersebut, namun disitulah bandar atau smart money sudah mulai melakukan distribusi terjadi ketika bandar atau smart money mulai jualan untuk merealisasikan keuntungannya, ditandai dengan harga saham yang jatuh tajam secara tiba-tiba dengan volume transaksi besar dan diikuti dengan kenaikan harga saham lagi, dengan volume transaksi lebih kecil. Hal ini terjadi terus-menerus hingga target jual saham bandar atau smart money sudah tercapai, dan harga saham berlanjut juga Mengenal Siklus Harga SahamProses AkumulasiPada contoh saham ESSA di atas terlihat proses akumulasi yang terjadi dalam sebuah base panjang sejak September 2021 hingga Desember 2021. Dalam base panjang tersebut juga terlihat ada beberapa kali kenaikan harga disertai dengan lonjakan volume yang cukup signifikan. Di fase akumulasi ini juga tercermin harga turun disertai dengan volume turun, artinya tekanan jual relatif lebih kecil. Ketika sebuah saham berhasil breakout dari base panjang disertai dengan lonjakan volume yang tinggi, maka artinya bandar atau smart money sudah selesai melakukan akumulasi. Hal tersebut juga sebagai pertanda harga saham berubah dari sideways menjadi uptrend. Trader dapat melakukan beli ketika harga saham breakout dan hold selama saham tersebut tidak patah juga Apa yang harus dilakukan jika Breakout dengan volume kecil?Contoh saham UNVR di atas terlihat harga saham di awali dari trend turun. Harga saham UNVR mulai melandai sejak Mar 2022 - akhir April 2022, kemudian terbentuk pattern reversal double bottom sebagai proses akumulasi oleh smart money. Ketika harga saham berhasil breakout dari pola double bottom, muncul lonjakan volume yang signifikan, trader dapat melakukan strategi beli. Target dari proyeksi pola double bottom dapat dijadikan sebagai area profit juga Pola Saham yang Bikin Kamu UntungProses akumulasi yang dilakukan smart money bisa jadi waktunya ajab berbeda-beda pada setiap saham. Hal terpenting yang perlu trader cermati adalah ketika saham tersebut berhasil breakout disertai dengan lonjakan volume yang tinggi maka fase akumulasi berakhir dan harga saham dapat menguat lebih DistribusiProses distribusi pada contoh saham ESSA di atas tercermin ketika saham tersebut sudah menunjukkan pattern reversal double top, trader sudah bisa mulai melakukan jual untuk profit taking. Dari sisi pergerakan harga saham ESSA juga terlihat jika saham tersebut mengalami breakdown atau patah dari percepatan uptrendline bertepatan dengan breakdown MA 20 daily. Ini menandakan smart money sudah mulai melakukan distribusi, dimana harga saham sudah berada pada stage 3. Fase distribusi ini akan terus berlanjut sampai akhirnya harga saham breakdown uptrendline disertai dengan lonjakan volume yang besar artinya smart money sudah melakukan jual profit taking dengan skala yang juga Bersiap Profit Taking jika Muncul Pola Ini!Selain mengamati pergerakan bandar atau smart money dengan analisis teknikal, kita sebagai trader juga perlu berpikir seperti mereka. Trader tetap perlu melihat kondisi makro ekonomi, rotasi sektoral yang mungkin terjadi, dan selalu berpikir forward looking ke saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.
cara melihat akumulasi saham